Menipu via Sekolahan

Hati-hati dengan modus penipuan baru, ini baru saja terjadi. Seorang penipu yang mengaku dari pihak sekolah menelepon orang tua dari salah seorang siswa saya dan mengabarkan bahwa anaknya mengalami kecelakaan,terjatuh dari tangga sekolah dan terluka parah sehingga harus segera dioperasi. Sang penipu mengatakan untuk bisa segera dioperasi pihak rumah sakit harus menerima uang jaminan, sehingga si orang tua harus segera mentransfer sejumlah uang kerekening yang ditentukan si penipu. Karena panik si orang tua tidak lagi sempat konfirmasi ke kantor sekolah. Untung saja pada saat ingin transfer uang, antrian di salah satu teller bank begitu panjang sehingga si orang tua sempat terpikir untuk menelepon salah seorang guru disekolah untuk memastikan kejadian sebenarnya. Dan bisa ditebak…., sang anak sehat wal affiattttt.

Maka waspadalah, dan pastikan sebenar-benarnya kejadian yang terjadi sebelum mentranfer sejumlah uang.

Perjuangan Orang Tua menyelamatkan bayinya

(kisah dibalik tenggelamnya Dumai Express)

Bayi-bayi Selamat dari Tragedi Dumai Express 10
Selasa, 24 November 2009

Diangkat Sebelah Tangan Dilempar ke Life Craft

Sri Wahyuni berhasil menyelamatkan putranya Davi Alfarizi yang baru 21 hari. Begitu pula Jon Tarik Ompisungu, yang menyelamatkan putranya San Fentrik HS berusia 1,5 bulan. Bagaimana kisah mereka?

SRI Wahyuni, terduduk lesu di kursi tamu di kediaman Bupati Karimun, Senin (23/11) lalu. Wanita asal Balai Salasa, Pesisir Selatan, Sumatera Barat terlihat trauma atas musibah yang baru dialami. Sesekali matanya melirik ke Davi Alfarizi, putra sulungnya yang baru berumur 21 hari. Bayi mungil ini, siang kemarin sedang digendong seorang karyawan Pemkab Karimun.
Tak terlintas sedikit pun di pikiran karyawan PT Tekron Batam ini, akan mengalami tragedi ini. Menurut Sri, begitu dirinya biasa dipanggil—ia naik Dumai Express 10 sekitar pukul 07.45 WIB dari Pelabuhan Sekupang, Batam. Sri hanya pergi berdua putranya. Suaminya sudah lebih awal berada di Pesisir Selatan.

Selama perjalanan, ia tidak merasakan firasat apapun, demikian juga dengan anaknya yang dilahirkan di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) ini. ”Davi diam saja tak rewel sedikit pun,” ujarnya dengan suara lemah.

Mereka mendapat tiket dan duduk di bagian belakang kapal. Setelah satu jam perjalanan, tiba-tiba Yuni ingin buang air ke toilet kapal yang tak jauh dari tempatnya duduk. ”Saat itulah saya melihat ombak besar. Saya cemas dan kuatir akan terjadi kecelakaan,” katanya.

Sri pun bergegas kembali ke tempat duduknya. Di sana ia langsung menyambar satu buah life jacket yang berada di bawah tempat duduknya dan langsung dikenakannya. Lima menit kemudian terdengar suara benturan keras seperti ada sesuatu patah. Feri pun langsung oleng, penumpang menjadi panik dan berebutan menggunakan life jacket. Sri pun langsung memeluk erat Davi.

Tapi karena posisi kapal miring, ia tak kuat mengendong anaknya. Bayi ini diberikan kepada pria yang kebetulan berada di sampingnya. ”Saya tak kenal siapa orangnya, yang jelas dalam pikiran saya anak saya selamat, apalagi untuk sampai ke pintu belakang saya harus merangkak,” ujarnya.

Setelah bersusah payah keluar dari kapal, ia melihat ada life craft (sekoci) yang sudah mengembang. Melihat itu, timbul semangat baru dalam hidupnya. Apalagi buah hatinya juga tak berada jauh darinya bersama si pria tadi.
”Saya langsung turun ke sekoci, bayi saya dilemparkan ke dalam sekoci. Untung saja saya bisa langsung menangkap tepat dipelukan saya,” katanya.

Selama dalam sekoci, tubuhnya dihempas gelombang besar. Untung saja feri Baruna dan Lanal Tanjungbalai dibantu kapal Pelindo langsung memberikan pertolongan.

Cerita berbeda disampaikan keluarga Jon Tarik Ompusungu. Dalam musibah ini, putranya San Fentrik HS berumur satu bulan dua minggu bersama istrinya EV Bakara dan dua adiknya Wilna 4,5 tahun, dan Mesi,10, berhasil selamat. Keluarga ini diselamatkan kapal nelayan, setelah sempat terapung-apung selama dua jam di tengah laut. Agar bisa bertahan, mereka hanya mengandalkan dua buah life jacket yang berhasil diperoleh.

Jon yang dijumpai di tempat sama mengungkapkan, saat kejadian itu ia menyelamatkan bayinya dengan cara mengangkat dengan tangan kiri. “Saya seperti memegang burung padahal itu anak saya, bajunya saya angkat ke atas supaya kepalanya tetap muncul,” ujarnya.

Sedangkan istri dan adiknya diikatkan bersamaan menggunakan dua life jacket. Dalam hatinya saat itu, bagaimana mereka bisa terus berkumpul hingga pertolongan datang. ”Hidup atau mati, saya ingin keluarga tetap berkumpul, makanya saya ikat mereka agar tidak terpisah,” jelasnya.

(sumber : http://batampos.co.id)

SUMBEREJO, dari jagung manis sampai musik reggae

Sumberejo merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Tanggamus provinsi Lampung.Terletak kurang lebih 10 km dari kaki gunung Tanggamus. Kecamatan ini membawahi beberapa pekon (desa) yang berpusat pemerintahan di Gunung Batu. Kecamatan kecil yang sejuk ini menyimpan berbagai potensi alam dan SDM yang cukup menjanjikan. Berbagai komoditas pokok berbasis alam dapat dinikmati manfaatnya dari kecamatan ini. Beberapa komoditas dapat menjadi penyokong kehidupan perekonomian masyarakat kecamatan ini dan juga kabupaten Tanggamus.

Daerah Sumberejo dan sekitarnya memiliki curah hujan sebesar lebih kurang dari 1.106 mm/tahun, dengan suhu rata-rata tahunan berkisar antara 20,8 oC – 22,5 oC membuat udara terasa sejuk,sehingga sangat cocok untuk mengembangkan pertanian dan perkebunan seperti kopi, padi, serta beraneka sayur mayur. Kecamatan Sumberejo merupakan salah satu pemasuk sayuran dan tanaman palawija terbesar di kabupaten Tanggamus. Banyak sayur-mayur dari Sumberejo “diseberangkan” hingga pulau Jawa. Daerah seperti Campang, Simpangkanan, Dadapan, Margodadi, Sumberejo dan Tegal Binangun merupakan daerah-daerah sentra penghasil sayur di kecamatan ini. Berbagai sayur seperti kol, sawi, cabai merah dan cabai rawit serta beberapa jenis tanaman palawija tumbuh subur di sini. Kecamatan Sumberejo merupakan salah satu penyumbang produksi sayur terbesar di Tanggamus sehingga produksi sayur Tanggamus bisa mencapai 15.744 ton/tahun. Sumberejo juga konon merupakan sentra penghasil tanaman jagung di Tanggamus, bahkan Provinsi Lampung. Hasil panennya mencapai 2.047 ton/tahun. Sumberejo juga merupakan penghasil ubi jalar yang hasil panennya mencapai 233,00 ton/tahun (sumber : http://www.beit.co.id).

Selain jagung, sayuran atau tanaman palawija lainnya, Sumberejo juga terkenal dengan pembudidayaan salak pondoh. Beberapa daerah telah mempu menjadi penyuplai salak terbesar bagi kabupaten Tanggamus. Derah-daerah itu seperti di pekon Singosari, Sumberejo, dan Wonoharjo. Salak pondoh di ketiga pekon tersebut terkenal dengan ukurannya yang besar-besar dan rasanya yang sangat manis. Salak dari daerah-daerah tersebut sering hilir-mudik di pameran-pameran Agrobisnis berskala nasional yang sering diadakan oleh pemerintah. Hasil panen salak bisa mencapai kurang lebih 27.696 ton/ tahun (www.beit.co.id).

Sumberejo juga memiliki keanekaragaman tanaman obat yang tinggi. Tanaman seperti jahe, lada, lengkuas, kunyit, kencur, temulawak dan cabe jawa tumbuh subur di banyak lokasi. Keanekaragaman tanaman obat yang tinggi ini membuat kecamatan Sumberejo sangat cocok untuk dijadikan lokasi penelitian etnobotani, yang juga bisa membuat daerah ini direkomendasikan menjadi sentra produksi industri jamu dan obat-obatan herba.

Melihat melimpahnya hasil bumi dibidang pertanian tadi, maka Sumberejo sangat cocok bagi para investor yang berminat menginvestasikan uangnya pada bidang agrobisnis ataupun agrowisata di Sumberejo.

Selain bidang pertanian, Sumberejo juga memiliki sektor peternakan yang menonjol. Diantaranya adalah unggas ayam ras dan ayam kampung. Total produksi mampu mencapai 6.349,00 ekor/ tahun. Bersama beberapa kecamatan lain di Kabupaten Tanggamus, kecamatan Sumberejo menjadi salah satu sentra peternakan kambing Beorawa. Kambing jenis ini diternakan melaui program peningkatan populasi dengan cara kawin suntik atau inseminasi buatan, yaitu menyilangkan (mengawinkan) induk betina dari jenis kambing Etawa yang bertubuh besar, dengan pejantan dari jenis kambing Boerawa yang merupakan kambing pedaging. Sehingga diharapkan menghasilkan kambing “super”.

Sumberejo merupakan kawasan yang memiliki persedian air yang cukup melimpah, sehingga cocok untuk pembudidayaan beberapa jenis ikan air tawar. Jenis ikan air tawar seperti ikan mas, ikan lele, gurame dan tawes telah lama dibudidayakan oleh masyarakat setempat. Hasilnya juga mampu menjadi penyokong bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Selain sektor-sektor tersebut diatas, kecamatan Sumberejo juga menyimpan potensi lain yang siap untuk dieksploitasi. Diantaranya adalah wisata air terjun di perbukitan gunung batu. Wiasta yang menyajikan berkubik-kubik air yang berjatuhan daru ketinggian ini setidaknya bila dikelola dengan baik akan dapat menjadi salah satu pusat wisata panorama alam yang akan banyak mendatangkan wisatawan.

Salah satu tempat rekreasi yang sudah cukup lama eksis adalah kolam pemandian dan pemancingan Wonotirto di pekon Wonoharjo. Pemandian yang menyediakan air yang sejuk ini dikelilingi oleh panorama alam yang masih asri khas pedesaan. Dengan tambahan sedikit ornamen Bali pada beberapa sudut bagunan membuat tempat ini lebih eksotis. Pengunjung dapat sejenak melepaskan kepenatan akibat aktivitas sehari-hari sambil menikmati air dan udara yang sejuk disini. Letaknya yang hanya sejauh 5 km dari pusat pemerintahan Gunung Batu membuat tempat ini menjadi lebih mudah di akses.

Kemudian untuk para pecinta wisata kuliner, disini juga disediakan berbagai tempat yang menjaual aneka jajanan pasar yang tradisional. Pasar-pasar tradisional yang masih alami dapat memanjakan pengunjungnya dengan aneka jajanan pasar seperti cenil, lambang sari, klanting, kue putu, kue cucur, kue apem dan beraneka lagi makanan sejenis yang tentunya masih alami tanpa pengawet, perasa, atau pewarna buatan yang ada di setiap fastfood khas perkotaan. Pasar-pasar tradisional akan menyediakan tempat belanja yang konvensional – namun tetap nyaman – bagi pengunjung yang merindukan suasana berbelanja di pedesaan.

Selain menyimpan pesona alam yang indah, kecamatan Sumberejo juga terkenal dengan keramahan para penduduknya. Budaya gotong royong yang khas pedesaan masih sangat kental. Keamanan daerah juga sangat kondusif dengan tingkat kriminalitas yang sangat rendah. Hal ini tentu sangat mendukung iklim ivestasi. Selain itu SDM di daerah ini juga sudah cukup kreativ. Banyak pemuda di beberapa pekon anggota kecamatan Sumberejo mampu mengembangkan kreativitas mereka hingga mampu memajukan daerahnya. Beberapa diantaranya mampu menjadi entrepreneur, menopang ekonomi keluarga dan memberi sumbangan bagi kemajuan daerahnya. Beberapa lagi mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat pada pendidikan formal maupun nonformal mereka di kelompok-kelompok kerja ataupun karang taruna. Sehingga tidak heran bila bidang seni, kebudayaan, dan olahraga di Sumberejo juga berkembang dengan progress yang sangat pesat.

Dibidang seni dan olahraga, Sumberejo memiliki banyak bibit-bibit muda nan unggul, yang siap meledak. Beberapa kawasan di Sumberejo cukup terkenal dengan olahraga sepak bola, bola volley, dan sepak takraw. Dibeberapa tempat lagi lahir komunitas-komunitas pencinta musik seperti regge, dangdut, bahkan keroncong. Hanya dibutuhkan sedikit kepedulian dan keseriusan dari barbagai pihak untuk mengembangkan bakat-bakat terpendam itu.

Subur dan indahnya panorama alam Sumberejo serta diiringi dengan keharmonisan beragam kebudayaan penduduknya , merupakan potensi yang membuat Sumberejo layak menjadi lebih maju dan lebih dikenal lagi oleh masyarakat Lampung atau bahkan Indonesia. Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat, serta para pemudanya untuk mewujudkan tatanan pemerintahan, ekonomi, politik, dan kebudayaan yang lebih baik. Sehingga akibatnya dapat secara langsung dirasakan oleh warga. (Anasta)

13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan

Boy… ternyata jadi laki-laki keren, tajir, dan gaul aja ga cukup untuk membuat perempuan suka sama kamu. Ada beberapa sifat yang kaum laki-laki harus buang jauh-jauh agar jadi pria idaman semua wanita. Berikut ini resep dari DR. Amir Faishol Fath dari ; dakwatuna.com. Dibaca gan… biar kamu semua jadi pejantan tangguh+++

13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan

Oleh: DR. Amir Faishol Fath dakwatuna.com –

Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifa-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois, dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tampil sebagai seorang yang baik. Baik di mata Allah, pun baik di mata manusia, lebih-lebih baik di mata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umum sangat tidak disukai oleh para istri atau kaum wanita. Semoga bermanfaat.

Pertama, Tidak Punya Visi

Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati. Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”

Kedua, Kasar

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri. Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.

Ketiga, Sombong

Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong. Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.

Keempat, Tertutup

Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan. Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.

Kelima, Plinplan

Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).

Keenam, Pembohong

Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.

Ketujuh, Cengeng

Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar. Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Kedelapan, Pengecut

Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut. Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

Kesembilan, Pemalas

Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.

Kesepuluh, Cuek Pada Anak

Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya. Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.

Kesebelas, Menang Sendiri

Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.

Keduabelas, Jarang Komunikasi

Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga. Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.

Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum

Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam

Sumber à http://www.dakwatuna.com/2008/13-sifat-laki-laki-yang-tidak-disukai-perempuan

berhenti jadi gelas

Ada sebuah email dari teman lama yang menarik untuk di baca. Silahkan di baca dan direnungkan. Semoga bisa bermanfaat..

—–Berhenti Menjadi Gelas—–

Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.

“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.

“Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru.
“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.
“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

“Sekarang kau ikut aku” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka.

“Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.” Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya.

“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”
“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.

Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”

“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.

“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Tuhan, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.”

Si murid terdiam, mendengarkan.

“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ”hati” yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu jadi sebesar danau.”

BINTANG HANTU (dari: wildan dkk)

Bintang hantu merupakan bintang di ruang angkasa yang misterius. Disebut bintang hantu karena bintang-bintang ini tidak memancarkan cahaya, tetapi malah menyedot materi dan energi dari luar angkasa.

Bintang hantu merupakan produk dari evolusi berbagai bintang dengan ukuran 1,4 sampai 2 kali besar matahari. Terbentuk melaui ledakan Supernova, dan mengkerut akibat kekuatan gaya tarik mereka sendiri. Gaya tarikan ini lebih besar dari gaya tarik bintang-bintang yang lain. Akibatnya semua materi yang ada didekatnya dapat terhisap dengan mudah.

Bintang Hantu tidak seperti benda-benda fisika yang lain. Benda ini tidak memiliki ukuran dan bentuk, tetapi memiliki masa dan gaya tarik yang beberapa kali lebih besar daripada massa dan gravitasi matahari di galaksi kita. Akibatnya matahari kita pun dapat dengan mudah terhisap oleh bintang hantu.Bintang hantu juga dapat menghisap cahaya. Ini berarti di bintang hantu ini sangat gelap gulita. Mungkin akan tampak seperti sebuah lorong gelap tanpa ujung bagi kita.

Lalu bagaimana cara mendeteksi bintang hantu ini ? tidak ada satu wahana antariksa pun yang dapat meneliti bintang ini dari dekat, karena dapat dengan mudahnya terhisap oleh kekuatan dahsyat gravitasi bintang ini. Namun bintang hantu ini dapat terdeteksi melalui gelombang gaya tarik yang dipancarkan saat bintang ini mengkerut.

DI satu sudut langit, terdapatlah galaksi MCG-6-30-15 yang berjarak 130 juta tahun cahaya dari Bumi (1 tahun cahaya = 9.500 milyar km). Di galaksi ini pengamat melihat satu daerah seukuran orbit planet Mars, kira-kira lingkaran bergaris tengah 460 juta km yang tampak hitam, kosong.Ke lubang itulah bintang-bintang dan material bintang selalu jatuh lenyap. Yang sudah tertelan ditaksir setara dengan seratus juta Matahari. Tak ada yang dapat meloloskan diri, termasuk cahaya. Ia sepenuhnya hitam, bak mulut terowongan panjang (sumber : dudung.net).

Fenomena ini bisa saja terjadi di galaksi bimasakti tempat matahari dan bumi kita bernaung. Ditaksirkan bahwa dalam tempo empat milyar tahun lagi Bima Sakti akan bertabrakan dengan galaksi tetangga Andromeda dan meleburkan bintang-bintang hantu masing-masing jadi satu, dan menghisap semua yang ada di sekelilingnya.

Namun, manusia di Bumi tidak perlu khawatir, kejadiannya masih sangat lama-empat milyar tahun-Matahari sendiri sudah diperkirakan akan meledak menjadi sebuah nova dalam tempo tiga milyar tahun mendatang, lalu akan padam.

Dengan mempelajari tentang bintang hantu ini, kita dapat menambah pengertian kita tentang jagat raya dan belajar tentang model kehidupan dan kematian. (dari berbagai sumber)

baru belajar

mau belajar nih… kalo ada yang mau ngajarin, saya sangat berterimakasih

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.